Sumber: Dokumentasi Penulis, 2026.
Sukorejo, Trenggalek – Mahasiswa Universitas Negeri Malang Bersama Belajar Masyarakat (UM BBM) Kelompok 1 melaksanakan program kerja Edukasi Satu Pintu sebagai upaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Program yang dilaksanakan pada 23 Juni–10 Juli 2026 ini berfokus pada pendampingan legalitas usaha sekaligus penguatan branding digital bagi enam UMKM kuliner di Desa Sukorejo.
Kegiatan diawali dengan observasi dan wawancara kepada pelaku UMKM untuk mendata legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Setelah proses pendataan selesai, mahasiswa memberikan pendampingan dalam penguatan branding digital melalui pembuatan akun media sosial bagi UMKM yang belum memiliki akun serta penyusunan konten promosi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing usaha.
Penanggung jawab program kerja menyampaikan bahwa pendampingan ini diharapkan tidak hanya membantu UMKM dalam aspek administrasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi.
Pesan salah satu pelaku UMKM "Kami berharap melalui program Edukasi Satu Pintu, para pelaku UMKM dapat lebih siap menghadapi perkembangan era digital, baik dari sisi legalitas maupun promosi usahanya sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal" ujarnya.
Sumber: Dokumentasi Penulis, 2026.
Melalui program ini, enam UMKM kuliner Desa Sukorejo berhasil di data legalitas usahanya. Selain itu, beberapa UMKM yang sebelumnya belum memiliki media promosi digital kini telah memiliki akun Instagram dan TikTok, disertai konten promosi yang dipublikasikan dan dikolaborasikan dengan akun resmi UM BBM Kelompok 1.
Program Edukasi Satu Pintu
diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung pengembangan UMKM Desa Sukorejo
agar semakin siap memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran.
Dengan legalitas yang lebih tertata dan branding digital yang semakin
kuat, UMKM diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya
saing produk lokal secara berkelanjutan.
0 Komentar